Good Contents Are Everywhere, But Here, We Deliver The Best of The Best.Please Hold on!
Data is Loading...
Your address will show here +12 34 56 78
AQIQAH

Anugerah terindah bagi pasangan dalam berumah tangga adalah saat hadirnya buah hati tercinta.  Sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah tersebut, orang tua mempunyai kewajiban terhadap anak yang baru dilahirkan. Kewajiban pertama adalah mengumandangkan azan di telinga kanan dan  iqomah di telinga kiri, sesaat setelah anak lahir. Hal ini untuk membebaskan anak dari tusukan jari setan yang mengikuti di kedua matanya, agar anak nantinya selalu mendapat petunjuk Allah swt. dan dapat membedakan mana yang benar dan salah. Merujuk dari hadis dan ayat Alquran, tangisan bayi adalah jeritan pertanda dia sedang menahan sakit akibat diganggu setan, untuk itu perlu diazankan.

Tidak ada seorang bayi pun dari anak Adam yang terlahir kecuali ia pasti mendapat tusukan dari setan sehingga bayi itu menangis dan menjerit karenanya, kecuali Maryam dan putranya (Nabi Isa as).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Setiap anak yang lahir tergadai dengan aqiqahnya, kewajiban orang tua untuk menebusnya dengan cara menyembelih kambing pada hari ketujuh kelahirannya. Tebusan tersebut untuk melindungi anak dari setan yang menahannya untuk dijadikan pengikutnya, dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Mensyariatkan bagi kedua orang tuanya untuk melepaskan gadainya dengan menyembelih kambing, dua ekor bagi anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan.

  2. Kambing yang disembelih harus yang sehat, berusia 6 bulan/setahun dan tidak boleh cacat fisiknya.

  3. Waktu pelaksanaannya 7 hari setelah anak lahir, atau 14 hari dan bisa juga setelah 21 hari. Anak yang belum diaqiqahi sampai balig boleh mengaqiqahi dirinya sendiri, namun tidak ada paksaan jika tidak mempunyai kemampuan.

  4. Daging aqiqah dapat diberikan untuk fakir miskin sebagai sedekah, kepada kaum kerabat, tetangga dan sepertiga bagian boleh dinikmati sendiri. Daging aqiqah yang diberikan sebaiknya sudah dalam keadaan matang atau siap santap.

 

Hadis tentang aqiqah  

Setiap anak yang lahir tergadai dengan aqiqahnya, disembelih binatang pada hari ketujuh dari hari kelahirannya diberi nama dan dicukur rambut kepalanya”. (HR.Tirmidzi)

Menurut terminologi syariah (fiqih) aqiqah adalah hewan yang disembelih sebagai wujud rasa syukur atas karunia Allah atas lahirnya seorang anak laki-laki atau perempuan.

Tebuslah gadai anak Anda dengan aqiqah, dengan mengalirkan darah melalui penyembelihan kambing bagi anak, untuk membebaskannya dari gadai. Hal itu juga berkaitan dengan kedua orang tua,  agar anak-anak kita kelak dapat memberi syafaat pada orang tuanya.

Makna dari aqiqah sesuai hadis, adalah untuk menghilangkan kotoran si anak dengan mencukur rambutnya. Sementara mengalirkan darah, dimaknai untuk meghilangkan kotoran lahir dan batin  si anak.

0